Arsip untuk ‘Tutorial’ Kategori
Desember 26, 2008
Format SMS – Tutorial SMS Based Information System – GSM Modem Gateway – Contoh Program VB.NET + MS.SQL Server
Format SMS
Berikut ini adalah daftar kode request yang akan kita gunakan dalam pengembangan aplikasi ini beserta penjelasannya
Keterangan |
Kode Request
|
Format Penulisan
|
Isi SMS balasan
|
Registrasi
Layanan
Rental VCD |
REG |
REG <userid saat pembukaan account> <pass yang akan digunakan> <verifikasi pass> |
Selamat anda telah bergabung menjadi member kami. Ketik PAN untuk mendapatkan informasi layanan kami |
| Unregistrasi |
UNREG |
UNRED <password> |
Proses UNREG berhasil, Anda telah keluar dari member kami. |
Panduan
Penggunaan layanan sms |
PAN |
PAN |
Registrasi = REG <userId> <password> <confirmPassword>, Pencarian Film = CARI <password> <judul film> , Ubah Password = UBAH <pass lama> <pass baru> <verifikasi pass baru> , Cek Pinjaman = CEK <password> |
| Pencarian Film |
CARI |
CARI <password> <judul film> |
Hasil pencarian film : Server1[<daftar film>], Server2[<daftar film>], Server3[<daftar film>] |
| Perubahan Password |
UBAH |
UBAH <pass lama> <pass baru> <verifikasi pass baru> |
Password anda berhasil diubah |
| Mengecek peminjaman |
CEK |
CEK <pass> |
Hasil pengecekan peminjaman anda : <informasi hasil pengecekan> |
Nah mungkin segitu dulu contoh format yang akan kita gunakan didalam aplikasi yang akan kita buat ini. Format diatas bisa kamu kembangkan sendiri sesuai kebutuhan kamu
Berlanjut ke Program PDU Encoder
Mungkin ada tambahan atau pertanyaan? silahkan posting testi dibawah….. makasih
Ditulis dalam Contoh Program, Tutorial, Visual Basic .Net | Bertanda .Net, AT, At-Command, Based, Command, Contoh, DCS, Gateway, GSM, Inbox, Information, Modem, MS.SQL Server, MSC, New SMS, OA, Oktet, PDU, PID, Ponsel, Program, Protocol Data Unit, SCA, SCTS, Seluler, SME, SMS, SMS Deliver, SMSC, System, Tutorial SMS, UD, UDL, vb.net, Visual Basic, VLR | 4 Komentar »
Desember 26, 2008
Perancangan Database – Tutorial SMS Based Information System – GSM Modem Gateway – Contoh Program VB.NET + MS.SQL Server
Perancangan Database
Silahkan kamu bikin sendiri sebuah database di MS.SQL Server (jika belum tahu cara membuatnya bisa kamu baca disini
) dan tabel yang digunakan dalam perancangan system informasi ini adalah sebagai berikut :
tbl_sms_diterima
Keterangan : Berisi data – data transaksi sms yang diterima
|
Field
|
Type
|
Size
|
Keterangan
|
| id |
varchar |
10
|
id sms diterima |
| dari |
varchar |
10
|
Asal pengirim sms / nama anggota |
| Tanggal |
Datetime |
10
|
Tanggal sms diterima |
| Isi |
Varchar |
50
|
Isi sms |
| jenis |
Varchar |
18
|
Jenis sms |
| No_telp |
Number |
18
|
No telepon pengirim sms |
Tbl_sms_dikirim
Keterangan : Berisi data – data transaksi sms yang dikirim
| Field |
Type
|
Size
|
Keterangan
|
| id |
varchar |
10
|
id sms dikirim |
| Tujuan |
varchar |
10
|
Nama anggota yang dituju |
| Tanggal |
Datetime |
10
|
Tanggal pengiriman |
| Isi |
Varchar |
50
|
Isi sms |
| jenis |
Varchar |
18
|
Jenis sms |
| No_telp |
Number |
18
|
No teleponn tujuan |
tbl_vcd
Keterangan : tabel ini berisi data – data vcd
|
Field
|
Type
|
Size
|
Keterangan
|
|
Id
|
varchar
|
10
|
ID Film
|
|
Judul
|
varchar
|
30
|
Judul film
|
|
jenis
|
varchar
|
10
|
Jenis / genre film
|
|
Jumlah
|
Int
|
10
|
Jumlah film keseluruhan
|
|
Lama
|
Int
|
10
|
Default lama peminjaman
|
|
Biaya
|
Int
|
10
|
Biaya peminjaman
|
|
Dipinjam
|
Int
|
10
|
Jumlah yang dipinjam
|
|
tbl_anggota
Keterangan : Berisi data – data anggota rental vcd
|
Field
|
Type
|
Size
|
Keterangan
|
| id |
varchar |
10
|
ID anggota |
| Nama |
varchar |
50
|
Nama anggota |
| Alamat |
varchar |
50
|
Alamat anggota |
| Telepon |
varchar |
50
|
Nomor telepon anggota |
| keterangan |
varchar |
50
|
Keterangan anggota |
|
Nah mungkin itu dulu rancangan tabelnya…. biar nanti bisa kamu kembangkan sendiri sesuai penggunaan yang kamu inginkan. Disini lebih difokuskan kepada bagaimana membaca dan mengirim sms secara otomatis dengan menggunakan visual basic.net.
Berlanjut ke Format SMS
Mungkin ada tambahan atau pertanyaan? silahkan posting testi dibawah….. makasih
Ditulis dalam Contoh Program, Tutorial, Visual Basic .Net | Bertanda .Net, AT, At-Command, Based, Command, Contoh, DCS, Gateway, GSM, Inbox, Information, Modem, MS.SQL Server, MSC, New SMS, OA, Oktet, PDU, PID, Ponsel, Program, Protocol Data Unit, SCA, SCTS, Seluler, SME, SMS, SMS Deliver, SMSC, System, Tutorial SMS, UD, UDL, vb.net, Visual Basic, VLR | 1 Komentar »
Desember 26, 2008
Perancangan Sistem – Tutorial SMS Based Information System – GSM Modem Gateway – Contoh Program VB.NET + MS.SQL Server
Perancangan Sistem
Berikut ini adalah diagram alir sebagai rancangan yang akan kita gunakan untuk membuat aplikasi berbasis sms ini.


Dari konfigurasi sistem diatas dapat dijelaskan aliran dari aplikasi adalah sebagai berikut: :
- User mengirimkan SMS Layanan permintaan melalui ponsel apakah cek saldo, transfer uang antar rekening, maupun informasi kurs mata uang
- User mengirimkan SMS layanan permintaan sesuai dengan kode request yang telah ditentukan atau tidak
- Server menerima pesan tersebut. jika sesuai dengan format yang ditentukan maka server akan mengambil data – data informasi yang diminta user dalam database. Dan mengirimkan SMS kembali kepada user yang berisi permintaan/ informasi yang diminta oleh user.
- Jika kode request tidak sesuai maka user akan menerima konfirmasi pesan bahwa format tersebut salah
Berikut ini adalah contoh logical network diagram yang kita gunakan

Berlanjut ke Perancangan Database
Mungkin ada tambahan atau pertanyaan? silahkan posting testi dibawah….. makasih
Ditulis dalam Contoh Program, Source Code, Tutorial, Visual Basic .Net | Bertanda .Net, AT, At-Command, Based, Command, Contoh, DCS, Gateway, GSM, Inbox, Information, Modem, MS.SQL Server, MSC, New SMS, OA, Oktet, PDU, PID, Ponsel, Program, Protocol Data Unit, SCA, SCTS, Seluler, SME, SMS, SMS Deliver, SMSC, System, Tutorial SMS, UD, UDL, vb.net, Visual Basic, VLR | 4 Komentar »
Desember 26, 2008
Protocol Data Unit (PDU) – Tutorial SMS Based Information System – GSM Modem Gateway – Contoh Program VB.NET + MS.SQL Server
Protocol Data Unit (PDU)
Dalam mengirim dan menerima SMS terdapat 2 cara yaitu dengan cara teks dan cara PDU. Dalam mode PDU pesan yang dikirim berupa informasi dalam bentuk data dengan beberapa kepala-kepala informasi. Hal ini akan memberikan kemudahan jika dalam pengiriman akan dilakukan kompresi data, atau akan dibentuk sistem penyandian data dari karakter dalam bentuk untaian bit-bit biner. PDU tidak hanya berisi pesan saja, tetapi juga banyak informasi tentang pengirim. Mulai dari nomer pengirim, nomer SMSC pengirim, waktu berlaku SMS, dan lain sebagainya. Semuanya dibangun dalam bentuk bilangan-bilangan heksadesimal. Setiap pengiriman SMS akan melalui proses konversi ke format PDU, demikian juga saat menerima SMS. PDU untuk mengirim SMS (SMS Submit) dengan PDU untuk menerima SMS (SMS Deliver) adalah berbeda.
Berikut ini adalah contoh PDU yang diterima oleh HP (New SMS atau Inbox):
07 91 2658050000F0 04 0C 91 265836164900 00 00 506020 31133180 04 C830FB0D
Dengan keterangan sebagai berikut:
| Oktet / Digit Hexa |
Keterangan |
| 07 |
Panjang atau jumlah pasangan digit dari nomor SMSC (service number) yang digunakan, dalam hal ini adalah 7 pasangan (14 digit berikutnya) |
| 91 |
Jenis nomor SMSC. Angka 91 menandakan format nomor internasional (misal +6281xxx). Untuk 081xxx menggunakan angka 81. |
| 2658050000F0 |
Nomor SMSC yang digunakan. Karena jumlah digit nomor SMS adalah ganjil, maka digit paling belakang dipasangkan dengan huruf F. Kalau diterjemahkan, nomor SMSC yang digunakan adalah +62855000000 (IM3) |
| 04 |
Oktet pertama untuk pesan SMS yang diterima |
| 0B |
Panjang digit dari nomor pengirim (0C hex = 12 desimal) |
| 91 |
Jenis nomor pengirim (sama dengan jenis nomor SMSC) |
| 265836164900 |
Nomor pengirim SMS, yang jika diterjemahkan adalah +628563619400 |
| 00 |
Pengenal protokol, dalam hal ini adalah 0 |
| 00 |
Skema pengkodean SMS, juga bernilai 0 |
| 506020 311331 80 |
Waktu pengiriman, yang berarti 05-06-02 (2 Juni 2005), dan jam 13:31:13. Sedangkan 80 adalah Timezone yang digunakan. |
| 04 |
Panjang dari pesan SMS, dalam hal ini adalah 4 huruf (dalam mode 7 bit). |
| C830FB0D |
Pesan SMS dalam mode 7 bit. Jika diterjemahkan kedalam 8 bit, lalu dirubah ke ASCII, maka didapat pesan ‘Halo’ |
Format Data SMS Submit
- SCA (Service Centre Address) berisi informasi SMS-centre.
- PDU Type berisi informasi jenis dari PDU tersebut
- Message Reference (MR) berisi nomer referensi SMS.
- Destination Address (DA) berisi nomer ponsel penerima
- Protocol Identifier (PID) berisi bentuk SMS
- Data Coding Scheme (DCS) berisi skema encoding data.
- Validity Period (VP) berisi jangka waktu validitas SMS.
- User Data Length (UDL) berisi lebar isi SMS
- User Data (UD) berisi isi SMS
Format Data SMS Deliver
-
- SCA (Service Centre Address) berisi informasi SMS-centre.
- PDU Type berisi informasi jenis dari PDU tersebut
- Originator Address (OA) atau nomer ponsel pengirim
- Protocol Identifier (PID) berisi bentuk SMS
- Data Coding Scheme (DCS) berisi skema encoding data.
- Service Center Time Stamp (SCTS) atau waktu tiba di SMS Center.
- User Data Length (UDL) berisi lebar isi SMS
- User Data (UD) berisi isi SMS
Berlanjut ke Perancangan Sistem
Mungkin ada tambahan atau pertanyaan? silahkan posting testi dibawah….. makasih
Ditulis dalam Contoh Program, Source Code, Tutorial, Visual Basic .Net | Bertanda .Net, AT, At-Command, Based, Command, Contoh, DCS, Gateway, GSM, Inbox, Information, Modem, MS.SQL Server, MSC, New SMS, OA, Oktet, PDU, PID, Ponsel, Program, Protocol Data Unit, SCA, SCTS, Seluler, SME, SMS, SMS Deliver, SMSC, System, Tutorial SMS, UD, UDL, vb.net, Visual Basic, VLR | 1 Komentar »
Desember 26, 2008
AT Command – Tutorial SMS Based Information System – GSM Modem Gateway – Contoh Program VB.NET + MS.SQL Server
AT Commands
Perintah AT Command digunakan oleh computer untuk berkomunikasi dengan terminal (modem/ phone modem). Penggunaan perintah AT Command digunakan untuk mengetahui kondisi modem, mengirim pesan, membaca pesan, dan sebagainya. AT Command untuk SMS biasanya diikuti oleh data I/O yang diwakili oleh unit-unit PDU (Protocol Data Unit). Tabel di bawah ini adalah beberapa jenis perintah AT Command penting yang berhubungan dengan SMS
Beberapa Perintah AT Command Untuk SMS
|
Command |
Fungsi |
| AT+CMGS |
Mengirim pesan |
| AT+CMGR |
Membaca pesan |
| AT+CMGD |
Menghapus pesan |
| AT+CSCA |
Alamat dari pusat SMS Servis |
| AT+CNMI |
Menampilkan adanya SMS Baru |
Contoh penggunaannya :
1. buka hyper terminal isikan nama yang akan digunakan untuk koneksi


2. Kemudian pilih port yang akan digunakan (disini aku pakai port USB dan dideteksi sebagai port 8). kemudian klik OK


3. Atur setingan koneksi untuk port tersebut. kemudian klik OK


4. Setelah masuk ke hyper terminal coba kamu ketikkan ATE1 untuk mengetes apakah sudah terkoneksi, apa bila berhasil akan ditampilkan pesan OK. Dibawah ini ada beberapa contoh perintah yang bisa digunakan untuk mengecek hal-hal lainnya :


- AT+CGMI : Mengetahui merk HP
- AT+COPS? : untuk menampilkan operator jaringan
- AT+CSCA? : untuk mendapatkan nomor SMSC (layanan SMS)
- AT+CGSN :untuk mendapatkan nomor IMEI
- AT+GMM : Mengetahui modem yang digunakan
Nah sekarang sudah bisa kamu test perintah lainnya. Karena disini pembahasannya adalah membuat aplikasi menggunakan VB.NET maka perintah AT+Command silahkan kamu pelajari sendiri hehehe ^^. Mungkin ada baiknya kamu mendownload seluruh perintah AT+Command disini : AT_Command_Set_For_Nokia_GSM_And_WCDMA_Products_v1_2_en
Berlanjut ke Protocol Data Unit (PDU)
Mungkin ada tambahan atau pertanyaan? silahkan posting testi dibawah….. makasih
Ditulis dalam Contoh Program, Source Code, Tutorial, Visual Basic .Net | Bertanda .Net, AT, At-Command, Based, Command, Contoh, Gateway, GSM, Information, Modem, MS.SQL Server, MSC, Ponsel, Program, Seluler, SME, SMS, SMSC, System, Tutorial SMS, vb.net, Visual Basic, VLR | 5 Komentar »
Desember 26, 2008
Apakah SMS? – Tutorial SMS Based Information System – GSM Modem Gateway – Contoh Program VB.NET + MS.SQL Server
Short Messagging Service (SMS)


SMS merupakan fasilitas standar dari Global System for Mobile Communication (GSM). Fasilitas ini memungkinkan perangkat Stasiun Seluler Digital (Digital Cellular Terminal, seperti ponsel) untuk dapat mengirim dan menerima pesan-pesan teks dengan panjang sampai dengan 160 karakter (biasanya digunakan untuk encoding huruf Latin) yang mencakup huruf atau angka, maximum 140 karakter (biasanya digunakan untuk mengirimkan ringtone dan image – smart messaging dan maximum 70 karakter (untuk SMS yang memuat huruf non-Latin, seperti : China, Jepang, Arab, dan Korea) serta juga dapat mendukung pesan non teks, seperti format binary misalnya logo, ringtone, business card(vCard) dan konfigurasi Wireless Application Protocol (WAP). SMS dapat dikirimkan melalui telepon selular hanya dalam beberapa detik selama berada pada jangkauan pelayanan GSM. Prinsip kerjanya adalah menyimpan dan menyampaikan pesan (store and forward). Dengan kata lain, pesan tidak langsung dikirim ke penerima melainkan disimpan terlebih dahulu di SMS – Center (SMSC).
SMSC bertanggung jawab untuk menangani sebuah pesan SMS pada jaringan nirkabel (wireless). Ketika sebuah SMS dikirim melalui telepon selular . SMS tersebut pertama kali akan ditampung oleh SMSC, kemudian akan diteruskan ke nomor tujuan pengiriman. Sistem ini disebut dengan Store dan Forward. Gambaran dalam sistem ini adalah pesan akan ditampung dalam SMSC terlebih dahulu sebelum diteruskan ke nomor tujuan telepon selular. Apabila nomor tujuan telepon selular sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan GSM maka pesan akan tetap disimpan dalam SMSC dan SMSC akan segera mengirimkan pesan yang belum terkirim ke nomor telepon selular yang dituju setelah telepon selular aktif atau telah berada dalam jangkauan GSM. Jika telepon selular tidak aktif dalam jamgka waktu tertentu, maka SMS tersebut akan di hapus dari SMSC. Waktu ini disebut dengan validaty period
Elemen-elemen SMS :


- Short Message Entity (SME) merupakan tempat penyimpanan dan pengiriman message yang akan dikirimkan ke nomor ponsel selular tujuan.
- Short Message Center (SMC) adalah sebuah entitas yang bertugas untuk menerima dan meneruskan pesan dari dan ke ponsel selular
- SMC dibangun oleh beberapa SME yang dapat diletakkan dalam sebuah jaringan atau telepon selular
- Mobile Switching Center (MSC) adalah sebuah entitas dalam sebuah jaringan operator selular yang bertugas mengendalikan koneksi antar ponsel atau antara ponsel dengan jaringan operator selular
- Gateway Mobile Switching Center (GMSC) adalah sebuah gerbang MSC yang juga dapat menerima pesan dan berupa sebuah sistem kontak yang berhubungan dengan jaringan lain. Dalam menerima pesan dari SMC, GMSC menggunakan jaringan SS7 dalam sistem Home Location Register (HLR)
- HLR adalah database utama dalam sebuah jaringan operator selular. Sistem ini memegang kendali atas informasi nomor-nomor ponsel dan juga tentang alur informasi dari setiap nomor ponsel, misalnya informasi atas wilayah jangkauan
- Visitor Location Register (VLR) berkorespondensi terhadap setiap MSC. VLR berisi informasi tentang identitas ponsel
- Dengan bantuan VLR, MSC dapat meneruskan informasi pesan pendek kepada Base Station System (BSS), dimana kemudian BSS akan meneruskannya ke ponsel penerima.
Berlanjut ke AT-Command
Mungkin ada tambahan atau pertanyaan? silahkan posting testi dibawah….. makasih
Ditulis dalam Contoh Program, Tutorial, Visual Basic .Net | Bertanda .Net, AT, At-Command, Based, Command, Contoh, Gateway, GSM, Information, Modem, MS.SQL Server, MSC, Ponsel, Program, Seluler, SME, SMS, SMSC, System, Tutorial SMS, vb.net, Visual Basic, VLR | 1 Komentar »
Oktober 26, 2008
Kontrol Rating pada ASP.NET AJAX Control Toolkit memberikan pengalaman baru kepada user dengan memperbolehkan user untuk memilih sendiri jumlah bintang yang akan ditampilkan didalam presentasi hasil rating yang diperoleh. Dalam pendesainan halaman developer dapat memberikan spesifik inisial rating, nilai maksimum rating yang diijinkan, posisi bintang yang ditampilkan vertikal atau horisontal, dan dapat menentukan sendiri desain yang akan digunakan untuk tiap-tiap bagian bintang yang berbeda-beda. Rating juga mensuport event ClientCallBack yang mengijinkan eksekusi kode program yang dikembangkan sendiri oleh developer setelah user memberikan rating.
The Rating control provides an intuitive rating experience that allows users to select the number of stars that represents their rating. The page designer can specify the initial rating, the maximum rating to allow, the alignment and direction of the stars, and custom styles for the different states a star can have. Rating also supports a ClientCallBack event that allows custom code to run after the user has rated something..
Rating Properties
Rating diinisialisasi dengan source code berikut.
<ajaxToolkit:Rating ID="ThaiRating" runat="server"
CurrentRating="2"
MaxRating="5"
StarCssClass="ratingStar"
WaitingStarCssClass="savedRatingStar"
FilledStarCssClass="filledRatingStar"
EmptyStarCssClass="emptyRatingStar"
OnChanged="ThaiRating_Changed" />
Keterangan :
- AutoPostBack – True untuk memproses secara otomatis ketika item rating diklik.
- CurrentRating – Inisialisasi nilai rating
- MaxRating – Nilai maksimal rating
- ReadOnly – Rating tidak dapat dipilih
- StarCssClass – Class CSS yang digunakan untuk bintang rating yang ditampilkan
- WaitingStarCssClass – Class CSS yang digunakan untuk mode tunggu
- FilledStarCssClass – Class CSS yang digunakan untuk bintang rating yang diisi
- EmptyStarCssClass – Class CSS yang digunakan untuk bintang rating yang kosong
- RatingAlign – Posisi bintang (Vertical atau Horizontal)
- RatingDirection – Orientasi bintang
- OnChanged – Event ClientCallBack ketika rating dipilih
- Tag – Parameter yang dilewatkan untuk ClientCallBack
Ditulis dalam AJAX, ASP .Net, Contoh Program, Tutorial | Bertanda AJAX, AJAX Control Toolkit, asp.net, rating, Source Code, Tutorial | Leave a Comment »
Oktober 15, 2008
Sebetulnya modul popup pemakaiannya hampir mirip dengan popup control, perbedaan utamanya adalah cara menampilkan kotak popup yang lebih dominan dan menguasai browser. Sehingga perhatian dari pengunjung benar-benar tertuju ke dalam isi kotak popup tersebut.
Contoh pemakaiannya adalah sebagai berikut :
Pastikan kamu sudah memiliki ASP.NET AJAX Control Toolkit. Jika belum kamu bisa download disini : ASP.NET AJAX Control Toolkit.
Buat solution baru dengan tipe ASP.NET AJAX Web Enabled Website. Kemudian buat folder bin (bisa dengan memilih menu add ASP.NET Folder -> bin saat diklik kanan pada solution explorer) didalam solution. Tambahkan file dll dari AJAX Control Toolkit kedalam folder bin. File AJAXControlToolkit.dll dapat kamu ambil dari folder SampleWebSite/Bin setelah diekstract dari paket hasil download.
Dalam contoh kali ini akan diimplementasikan pemakaian Modal Pop Up pada sebuah halaman web yang didalamnya akan menampilkan sebuah gambar berdasarkan data file pada sebuah folder. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
Buat solution baru dengan tipe ASP.NET AJAX Enabled Web Site.
Jangan lupa untuk menambahkan beberapa gambar pada folder solution tersebut.
Sekarang pada Script Manager tambahkan ListBox, sebuah komponen ModalPopUpExtender dan sebuah Panel yang didalamnya diisi dengan komponen Image dan Button.
Desain tampilannya adalah sebagai berikut :

Set Property CSSClass dalam Panel menjadi modalPopup
Buat File CSS Baru dengan memilih menu WebSite -> Add New Item dan pilih tipe file StyleSheet.
Didalam file css tersebut, ketikkan class CSS berikut :
.modalBackground
{
background-color:Gray;
}
.modalPopup
{
background-color:#ffffdd;
border-width:3px;
border-style:solid;
border-color:Gray;
padding:3px;
width:150px;
margin:0;
position:static;
float:left;
}
Kemudian modifikasi source code untuk halaman aspx sebagai berikut :
Pada tag head tambahkan perintah untuk menempatkan file CSS sebagai berikut :
<link
href="MyStyle.css"
rel="stylesheet"
type="text/css"
/>
Pada Code untuk Modal Popup ubah menjadi sebagai berikut :
<cc1:ModalPopupExtender
ID="ModalPopupExtender1"
runat="server"
PopupControlID="Panel1"
TargetControlID="ListBox1"
DropShadow="true"
X="10" Y="10"
BackgroundCssClass="modalBackground"> </cc1:ModalPopupExtender>
Kemudian double klik ListBox dan masukkan listing berikut :
Image1.ImageUrl = Server.MapPath(“~\”) & _
ListBox1.SelectedValue
Selanjutnya double klik bagian kosong dari halaman web, dan didalam prosedur page_load ketikkan listing berikut :
If Not IsPostBack Then
Dim di As New IO.DirectoryInfo _
(Server.MapPath(“~\”))
Dim fi As IO.FileInfo() = _
di.GetFiles(“*.jpg”)
Dim xTemp As String
For i As Integer = 0 To UBound(fi)
xTemp &= fi(i).Name & _
IIf(i = UBound(fi), “”, “,”)
Next
Dim xTemp2() As String = _
Split(xTemp, “,”)
ListBox1.DataSource = xTemp2
ListBox1.DataBind()
End If
Pada saat loading maka listbox akan diisi oleh seluruh file gambar yang ada dalam folder disolution
Berikutnya double klik Button dan ketikkan listing berikut :
Me.ModalPopupExtender1.Hide()
Nah sekarang bisa kamu test dengan menekan CTRL + F5. Hasilnya kurang lebih sebagai berikut :

Nah mungkin ada tambahan masukan atau pertanyaan? Silahkan posting comment dibawah. Semoga membantu, thanks
Ditulis dalam ADO.Net, AJAX, ASP .Net, Contoh Program, Source Code, Tutorial | Bertanda AJAX, AJAX Control Tool Kit, asp.net, Modal Pop Up | 2 Komentar »
Oktober 15, 2008

Pop Up Control biasanya digunakan untuk menampung berbagai jenis komponen lain sebagai target pop up yang akan muncul saat komponen diklik. Konsep dari komponen ini sesungguhnya adalah sebagai jembatan dari dua buah komponen yang akan ditautkan prosesnya.
Contoh pemakaiannya adalah sebagai berikut :
Pastikan kamu sudah memiliki ASP.NET AJAX Control Toolkit. Jika belum kamu bisa download disini : ASP.NET AJAX Control Toolkit.
Buat solution baru dengan tipe ASP.NET AJAX Web Enabled Website. Kemudian buat folder bin (bisa dengan memilih menu add ASP.NET Folder -> bin saat diklik kanan pada solution explorer) didalam solution. Tambahkan file dll dari AJAX Control Toolkit kedalam folder bin. File AJAXControlToolkit.dll dapat kamu ambil dari folder SampleWebSite/Bin setelah diekstract dari paket hasil download.
Desain tampilan dengan menambahkan Update Panel pada Script Manager. Kemudian tambahkan Popup Control Extender dan 1 buah Textbox dan RadioButtonList. Desainnya adalah sebagai berikut :

Ubah kode program untuk PopupControlExtender pada source code sebagai berikut :
id=”PopupControlExtender1″
runat=”server”
targetcontrolid=”TextBox1″
PopupControlID=”RadioButtonList1″
Position=”Right”>
Kemudian ubah kode program pada RadioButtonList sebagai berikut :
Hasanudin
Imam Bonjol
Yos Sudarso
Diponegoro
Jangan lupa untuk mengeset property AutoPostBack pada RadioButtonList menjadi True
Kemudian klik double klik RadioButtonList dan masukkan kode berikut :
Protected Sub RadioButtonList1_SelectedIndexChanged(ByVal sender As Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles RadioButtonList1.SelectedIndexChanged
With Me.RadioButtonList1
If .SelectedIndex >= 0 Then
Me.PopupControlExtender1.Commit(.SelectedValue)
Else
Me.PopupControlExtender1.Cancel()
End If
End With
End Sub
Nah sekarang sudah bisa kamu jalankan dengan menekan Ctrl + F5. Hasilnya kurang lebih adalah sebagai berikut :

Nah mungkin ada tambahan masukan atau pertanyaan? Silahkan posting comment dibawah. Semoga membantu, thanks
Ditulis dalam ADO.Net, AJAX, ASP .Net, Contoh Program, Source Code, Tutorial | Bertanda ADO.Net, AJAX, AJAX Control Tool Kit, asp.net | Leave a Comment »
September 28, 2008
Diagram Hirarki Teciptanya Bahasa-Bahasa Pemrograman C# , PHP, Java, Javascript, Delphi, Python, Ada, Ruby, Perl, Cobol, Fortran

Cukup menarik untuk menyimak dari mana asal semua bahasa-bahasa yang telah aku sebutin pada judul diatas. Diagram hirarkinya dapat kamu lihat disini
http://www.levenez.com/lang/
Ditulis dalam C#, Tutorial, Visual Basic .Net, oop | Bertanda Ada, Bahasa-Bahasa Pemrograman, C#, Cobol, Delphi, Diagram Hirarki, Fortran, Java, Javascript, Perl, PHP, Python, Ruby | 4 Komentar »