Saya hanya ingin menyampaikan himbauan kepada teman2 yang lagi mencari kerja untuk berhati-hati ketika mendapat panggilan kerja…. apa lagi ketika ditawarkan posisi yang cukup tinggi dengan embel2 title yang cukup menarik. Hal ini juga sebagai rasa keprihatinan saya melihat banyak sekali teman2 yang masih membutuhkan pekerjaan malah dimanfaatkan oleh orang2 yang tidak bertanggung jawab.
Berikut adalah tulisan dari blognya mas zaki ahmad mengenai pengalamannya yang berkaitan dengan hal diatas
Pas pagi-pagi bangun tidur lagi enak-enaknya ngopi-ngopi sama ngeteh-ngeteh, he.. hee… maklum aku termasuk PNS (Pengangguran Ning Sarjana) Hua.. haaa.haaa. Yang berminat ngasih kerjaan boleh koq menghubungi aku di nomor … (lho koq jadi ngelantur neh). Balik lagi, pas kongkow-kongkow, santai-santai, eh-eh tiba-tiba, “tulit-tulit” dari hp-hp, eh hp aja. Ternyata ada panggilan masuk, saat kulihat ternyata nomor telepon lokal Jakarta (021) 5206370. Lalu terdengar suara cewek bilang kayak gini “Halo selamat pagi, Bapak Zaki?”. Karena masih pagi-pagi dan otakku masih loading maka kurang begitu jelas apa yang dikatakan selanjutnya. Yang jelas pada kalimat “Anda terpanggil untuk melakukan interview, sebagai eksekutif konsultan pada hari jum’at jam 10 dengan membawa CV + foto terbaru, pada gedung IDX blaa…bla….” Aku sibuk mencatat dengan perasaan senang. Lalu ucapan terakhirnya “Bagaimana bapak zaki apa bersedia?, usahakan datang ya say”. He..he.. kalau yang terakhir itu karangan saya saja koq
.
Bayangin aja coy, lagi nunggu panggilan kerja eh tau-tau ada interview, senang gak tuch. Dengan hati berbunga-bunga dan wajah berbuah-buah aku melanjutkan ngeteh-ngeteh sama ngopi-ngopi yang sempat terhentikan. Tapi kali ini rasa kopi yang pahit seolah manis, dan langit seperti cerah tak bermendung padahal lagi hujan gerimis lho. Aku sudah membayangkan bakalan diinterview dan satu langkah lebih dekat menuju dunia kerja. Ah… asik neh.
Sampai di YARSI belum beberapa lama aku duduk-duduk sambil internet-an tiba-tiba hp-hp, eh hp aja, berbunyi lagi, tulit-tulit…. Tilut-tilut….tholet-tholet (yang ini juga karangan saya saja koq) dan apa yang terjadi saudara-saudara, ternyata kembali suara seorang perampuan yang memberi kabar bahwa ada panggila interview di gedung bla….bla….. Ha? Aku kaget bercampur gembira, satu hari ada dua panggilan interview, dan anehnya berada di gedung yang sama cuman beda kavling aja. Akhirnya aku coba googling dan …… Astaghfirullah.
Aku temukan informasi bahwa sudah banyak yang ngalamin hal serupa kayak aku, enggak pernah merasa nglamar sebagai eksekutif konsultan tapi tiba-tiba dapat panggilan interview, dan kebanyakan dari mereka baynak yang kecewa karena ternyata tuh perusahaan adalah perusahaan FUTURE, kayak investasi-investasi gitu.
Jadi kalau kamu-kamu terima telepon dari:
(021) 5206370
untuk interview di alamat :
Gedung IDX Tower 2 Lantai 28 Jln Jendral Sudirman kavling 52-53
Depan Hotel Ritz Calton sebelah mall Pasific Place SCBD Jakarta Selatan
Dengan menghubungi kontak person Ibu Deadra
MAKA SEBAIKNYA TIDAK USAH DIHIRAUKAN!!!
Mungkin ini jadi pelajaran yang berharga bagi para sarjana fresh graduated, jangan mudah percaya pada panggilan interview dari perusahaan yang nggak jelas. Tips dari saya, cek dulu di internet tentang profil perusahaan tersebut melalui situsnya, kalau tidak ada situsnya cek alamatnya cocok nggak dengan nama perusahaan dan jenis bidangnya.
Segini aja deh semoga berguna bagi teman-teman (khususnya para PNS kayak saya, he..he..)
diambil dari : http://zakiahmad.wordpress.com/2008/03/17/pagi-pagi/
—————————————————————————
Beikut ini adalah pengalaman dari mas Ahmad Maulana ….
—————————————————————————
Tadi siang gw abis makan somay di kantin belakang kantor. Lagi jalan tiba2 ada telpon masuk. Penelponnya +62215154775. Siapa ya??
Gw :Hallo?
Penelpon :Hallo. Dengan bapak Ahmad Maulana?
Gw : Ini dari mana ya?
Penelpon : Ini dari PT MIF pak.
Gw : PT MIF?
Penelpon : Iya. Saya mau menginformasikan bapak ada jadwal interview di PT MIF. Bisa dicatat pak?
Gw : Wah lagi jalan nih mba, gak bawa pulpen. Bisa telepon 5 menit lagi gak?
Penelpon : Oke deh pak.
Gw : Makasih mba.
Sambil jalan gw sambil nginget2. Perasaan gw belom pernah ngelamar di perusahaan yg namanya MIF. Ah mungkin gw lupa kali. Tar cek dulu deh di history lamaran gw di jobsdb.com
Dah di depan PC, pulpen dan kertas dah siap di tangan. Login ke jobsdb.com sambil nunggu telepon masuk. Setelah gw cari2 di antara sekian lamaran yg pernah gw posting
gak ada tuh PT MIF. Curiga mode is ON.
Telepon masuk lagi.
Gw : Hallo
Penelpon : Hallo pak. Ini dari PT MIF.
Gw : Iya mba.
Penelpon : Sudah siap pulpen pak?
Gw : Sudah mba.
Penelpon : Oke. Tolong dicatat ya.
Interview di PT MIF. Hari Senin, 4 Juni 2007 Pukul 13.00
Alamatnya Gedung Club Rasuna
Jl Rasuna Said Kuningan Belakang Pasar Festival Kav C22
Bertemu dengan Ibu Aurell 081386406789
Jangan lupa bawa CV + pas foto 4 x 6 1 lembar.
Posisi yang ditawarkan : Eksekutif Konsultan
Gw : (Eksekutif Konsultan????)
Ini dengan mba siapa ya?
Penelpon : Iin.
Gw : Oke deh mba Iin. Makasih ya.
Hmmm… Kok posisinya aneh ya?? Gak nyambung banget. Makin curiga mode : ON.
Coba cek perusahaannya dulu ah. Googling. Hasil pencarian dari paman Google bener2 mencengangkan. Ternyata MIF itu singkatan dari Maxgain International Futures!!!
Haaaaa. Ternyata perusahaan Maxgain yg udah sering melakukan penipuan dengan modus rekruitmen karyawan. Posisi yg ditawarkan pun bermacam2. Gw baca dari beberapa blog yang menceritakan pengalaman orang2 yg pernah mengalami hal serupa. Seinget gw dulu istri gw juga pernah dapet panggilan dari PT Maxgain di BEJ lt 29. Gw dah bela2in bolos kerja buat nganterin doi ke BEJ. Sampai disana begitu di konfirmasi ke resepsionis mereka memberi keterangan yang samar2 dan tidak jelas apa sebenarnya posisi pekerjaan yg disediakan. Tanpa Basa-basi gw & doi langsung cabut dari kantor tsb.
Alhamdulillah gw baca postingan dari orang2 yg pernah menerima panggilan serupa dari PT MIF. Gw gak jadi buang2 waktu + bensin untuk cape2 ke rasuna memenuhi tipuan mereka.
Buat yang lain yang menerima panggilan serupa dari no tlp 515xxxx harap berhati2.
diambil dari : http://matdhule.blogspot.com/2007/05/pt-mif.html
————————————————————————
Berikut ini akan saya berikan beberapa nama perusahaan yang disinyalir melakukan penipuan berkedok panggilan kerja (diambil dari : http://denkoplak.dagdigdug.com/2008/05/08/awas-jangan-sembarangan-terima-panggilan-kerja/)
Data perusahaan yang termasuk penipu:
1. PT.MAXGAIN
2. PT.EGA GRoup
3. PT.HARJAYA GROUP
4. NOMURA INTERNUSA
5. PT.GRAHA FINESA BERJANGKA ( GFB )
6. PT.APPCO DIRRECT
7. PT.GRANTON ADVERTISING
8. PT.SOLID GOLD BERJANGKA (SGB) – Gedung BRI Lt. 18
9. PT.TRIJAYA PRATAMA
10. PT.INTER PAN PASIFIK
11. PT.TRIPAR MULTIVISION
12. PT.MJ NETWORK
13. mandiri group di plaza benhill
14. PT kasaba di arthaloka plaza
15. MAHETZA GROUP di wisma bumiputera lt. 18
16. mitra utama global
17. ged.IDX
18. PT GALAXINDO MANDIRI MITRA UTAMA (PT GMMU) GROUP
19. PT. CIPTA SARANA di Pondok Kelapa Jakarta Timur.
20. PT GAMA TEX/ GATMA TEXTILINDO
21. PT GMPK Karya/Petnostara Gasindo atau PT GMP Karya Group/ PT Gama Prima Karya
22. PT GATMA HOTEL
23. PT BAHTERA OKTA MANDIRI
24. PT Harjaya Group
25. BATAVIA FUTURES
26. HARUM DANA BERJANGKA
27. VALBURY FUTURES
28. FORTUNE CHANNEL
29. MAXCO FUTURES
30. DEA U TRADE
31. PT. Ekspresindo Global Artha Jl. Gatot Subroto gedung Patrajasa Lt. 1 kav. 32-34
32. PT PLATINUM BERJAMGKA
33. PT Ekspressindo Global Artha
Membaca dari pengalaman diatas saya hanya bisa menghimbau kepada teman2 sekalian untuk lebih berhati2 ketika mendapat panggilan kerja. Berikut ini akan saya berikan beberapa tips untuk membantu teman2 ketika mendapat panggilan kerja :
1. Ketika mendapatkan telp penggilan kerja. Catat Nomor Telp, nama pembicara, alamat, nama perusahaan, posisi yang ditawarkan, dan informasi lainnya.
2. Penting untuk menanyakan alamat web site perusahaan tersebut.
3. Bila alamat web site perusahaan ada, teman2 bisa mencoba mencari informasi mengenai perusahaan tersebut di internet
4. Bila nama perusahaan tersebut tidak ada. Teman-teman bisa menanyakan melalui informasi call (cari di yellow page) sesuai kota dimana perusahaan tersebut. Tanyakan ke call center alamat dan informasi perusahaan apakah ada.
5. Cari informasi terlebih dahulu mengenai perusahaan tersebut dari referensi2 lainnya.
Jadi sekali lagi himbauan saya…
“Waspadalah…. waspadalah… waspadalah…”